Resmi Terdakwa, Presiden Jokowi Harus Terbitkan Keppres Pemberhentian Ahok

1401

Netizen7.ID – Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam waktu dekat ini tidak lagi sekadar menjalani cuti untuk melaksanakan kampanye‎ Pilkada 2017.

Sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khusus nya pasal 83, Gubernur sekaligus Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 2 yaitu Ahok yang sudah menjadi terdakwa, harus dihentikan sementara dari jabatannya sebagai Gubernur Kepala Daerah.

Calon gubernur yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat ini akan diberhentikan dari jabatannya sebagai Gubernur DKI jakarta terkait status nya saat ini yang sudah menjadi Terdakwa kasus penistaan agama.

Mendagri Tjahjo Kumolo pada hari rabu kemarin telah memberikan sinyal akan memberhentikan Ahok secara resmi, karena sudah pada prinsipnya pejabat negara yang sudah berstatus terdakwa untuk di copot dari posisi jabatan selama dalam proses hukum berlangsung.

Menurut Mendagri, surat keputusan penonaktifan belum bisa diterbitkan, karena sampai saat ini masih menunggu nomor registrasi perkara Ahok dari pengadilan.

‎Nomor registrasi dari pengadilan penting sebagai dasar keputusan lebih lanjut sebagaimana ketentuan UU Pemda (UU Nomor 23/2014). Setelah adanya nomor registrasi dari pengadilan, baru proses pemberhentian sementara selama proses persidangan‎/proses hukum berlangsung, ungkap Mendagri Tjahjo Kumolo.

Bagikan