Ahok-Djarot, Kekalahan Kelima PDIP Pada Pilgub 2017

3964

Netizen7.ID – Hasil resmi pemilihan gubernur DKI Jakarta memang belum keluar. Namun, hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survei menunjukkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat kalah dari penantangnya, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Selisih perolehan suara kedua antara Ahok dan Anies cukup jauh. Mengacu pada pilkada dan pemilu sebelumnya, hasil hitung cepat tidak berbeda jauh dari hasil hitung resmi. Maka, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) pun bersuka cita merayakan kemenangan pasangan yang mereka usung.

Sedangkan PDIP, Partai Nasdem, Partai Hanura, dan beberapa partai lain yang mengusung Ahok-Djarot, harus menelan pil pahit karena jagoan mereka kalah. Bagi PDIP, kekalahan Ahok-Djarot merupakan kekalahan keempat pada pemilihan gubernur 2017.

Seperti diketahui, pilkada serentak digelar di 101 daerah pada 15 Februari lalu. Perincian daerahnya adalah 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota. Ketujuh provinsi tersebut adalah Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Kekalahan berikutnya dialami PDIP di pilgub Bangka Belitung. Pasangan yang diusung PDIP, Rustam Effendi dan M Irwansyah, kalah dari pasangan Erzaldi-Abdul Rohman. Pil pahit juga harus ditelan PDIP di Banten dan Gorontalo. Pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief dan pasangan Hana Hasanah Fadel Muhammad-Tonny S Junus gagal meraup suara di daerah masing-masing.

Dari tujuh calon gubernur yang diusung PDIP di pilgub 2017, lima di antaranya gagal meraih kemenangan. PDIP hanya meraih kemenangan di Sulbar dan Papua Barat.

Bagikan