FPI dan GNPF-MUI Kepung Mabes Polri, Tuntut Kapolda Jabar Dicopot

29286

Netizen7.ID – Hari ini Front Pembela Islam (FPI) Jabodetabek dan GNPF-MUI akan melangsungkan unjuk rasa di depan Mabes Polri, menuntut pelengseran Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan.

FPI merasa polisi membiarkan adanya oknum dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melakukan pemukulan dan penyerangan terhadap anggota FPI juga disertai pengrusakan kendaraan milik anggota FPI.

Unjuk rasa dimulai dari masjid Al Azhar dan akan menuju Mabes Polri yang jaraknya relatif tidak jauh. Massa disebutkan akan berjumlah hingga lima ribu dan akan melakukan demonstrasi di Mabes Polri Jalan Trunojoyo.

Sebelum melakukan long march ke mabes polri, massa FPI akan melakukan salat sunah dhuha, sebelum menuju Mabes Polri. Shalat dipimpin Habib Rizieq Shihab.

Setelah Shalat dhuha, aksi massa selanjutnya yaitu melakukan long march dari Masjid Al Azhar menuju Jalan Trunojoyo. Massa akan berjalan melewati lapangan Bhayangkara.

Aksi demo ini menuntut pencopotan Kepala Polda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan dari jabatannya. Pasalnya, Kapolda Jabar dinilai telah melindungi premanisme, mengkriminalisasi ulama, mengadu domba rakyat, dan merusak NKRI.

Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan selaku Ketua Dewan Pembina GMBI dinilai membiarkan massa GMBI berlaku sewenang-wenang dan membiarkan ormas binaan nya membawa senjata tajam pada saat demo pemeriksaan habib rizieq kamis kemarin, sehingga bentrokan antara kedua belah pihak tidak terhindarkan.

Saat dikonfirmasi Irjen Pol Anton Charliyan menepis hal itu dipicu oleh LSM yang dibinanya tersebut, “Jadi tidak ada anggota GMBI yang melakukan kekerasan atau terlibat keributan dengan mereka (FPI, red),” tegasnya.

Apakah tuntutan dari FPI ini akan di dengar oleh kepolisian, kita lihat perkembangannya sampai siang ini.