Database Jebol, E-KTP Palsu Kamboja Terdaftar Resmi Di Server Kemendagri

55640

Netizen7.ID – Kemendagri masih menelusuri segala kemungkinan terkait temuan e-KTP palsu dari Kamboja yang dibuat sama mirip dengan aslinya. Apalagi, chip yang ada di e-KTP tersebut terbaca oleh server Kemendagri.

Berdasarkan pemeriksaan awal, e-KTP yang dikirim dari Kamboja dan diketahui Bea dan Cukai, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menggunakan bahan dan chip asli. Namun, identitas yang terdaftar dalam chip berbeda dengan identitas yang tertera di e-KTP tersebut.

Ditjen Dukcapil Kemendagri Drajat Wisnu Setiawan mengatakan, kasus ini baru pertama terjadi sehingga pihaknya akan segera melakukan kordinasi dengan pihak bea cukai dan kepolisian. Drajat Wisnu Setiawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan dijebolnya server dari data e-KTP terkait temuan ini.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan investigasi secara mendalam terkait hal ini. “Nanti kita selidiki, bagaimana mereka bisa dapat material yang mirip seperti itu.

“Kita juga mengarah kesana, bagaimana data itu bisa keluar sehingga terdaftar dalam chip ktp palsu itu. “Bagaimana mereka dapat chip dengan data asli, pokoknya semuanya akan kami selidiki” Drajat Wisnu menjelaskan.

Adanya dugaan orang dalam yang membocorkan identitas dan membantu dalam penginputan data dari E-KTP Palsu kedalam server menjadi indikasi penyebab terdaftarnya E-KTP palsu tersebut. Akan tetapi Drajat Wisnu membantah kalau pengamanan yang dilajukan oleh kemendagri lemah. Karena, pihaknya telah melakukan pengamanan cyber yang cukup.

“Data yang ada di kami cukup secure, jadi kita akan selidiki dugaan pembobolan itu,” katanya.

Selain itu, material e-KTP palsu yang digunakan sama persis dengan yang asli. Ini diketahui setelah pihaknya mengecek data melalui card reader. Hasilnya muncul identitas asli tapi berbeda dengan identitas yang tertera di e-KTP dari Kamboja itu.

Bagikan