Analisa Bom Panci Bekasi vs M.O.A.B vs F.O.A.B

5102

Netizen7.ID – Baru-baru ini, Indonesia kembali dikejutkan dengan tertangkapnya calon teroris yang akan berencana akan melakukan pengeboman di Istana Presiden. Menurut kabar yang beredar di media massa, bom panci tersebut mempunyai daya ledak radius 300m. Pernyataan ini muncul dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono pada hari sabtu kmrn saat di konfirmasi tentang bom panci yang ditemukan oleh densus 88.

Mengulik kebenaran dari pernyataan Kabid Humas Polda Metro jaya, Netizen di sosial media ramai-ramai mengulas tentang bom panci ini. Mereka membandingkan bom panci ini dengan MOAB (Mother of All Bomb) Amerika dengan FOAB (Father of All Bomb) Russia.

Menurut Wikipedia, MOAB dengan Kode¬†GBU-43/B merupakan Bom dengar berat 11 TON merupakan¬†sebuah bom besar konvensional yang dikembangkan oleh Albert L.Weimort, Jr untuk Militer Amerika Serikat. Dijuluki sebagai “Mother of All Bomb” kerena MOAB adalah Bom non-nuklir paling kuat yang pernah ada pada saat ini.

MOAB memiliki panjang 9,17 m, diameter 102,9 cm dan memiliki bobot 10,3 ton. Dari 10,3 ton bobot MOAB, 8,5 ton-nya adalah high explosive. Radius ledakan mencapai 137 m dan dengan gelombang kejut yang besar dikatakan mampu menghancurkan area seluas sembilan blok kota. Karena ukuran dan beratnya yang sangat besar, bom MOAB diangkut oleh pesawat Hercules C-130.

Tak mau kalah dari Amerika, Russia yang saat itu perang dingin dengan Amerika, membuat tandingan dari MOAB dengan mengembangkan bom yang lebih besar daya ledaknya.

Nama asli bom buatan Rusia ini adalah Aviation Thermobaric Bomb of Increased Power (ATBIP). Dijuluki sebagai “Father of All Bomb” FOAB. Dalam menggambarkan kekuatan dekstruktif dari bom FOAB ini. Rusia mengklaim bahwa bom FOAB dilaporkan 4 kali lebih dahsyat dari bom GBU-43/B, Bom MOAB “Mother of All Bomb” buatan Amerika Serikat. Dan diyakini sebagai bom konvensional non-nuklir terkuat di dunia.

Sebagai perbandingan, MOAB yang menghasilkan ledakan setara dengan 11 ton TNT dari 8,5 ton bahan peledaknya., tingkat kerusakan nya adalah radius 150 meter. FOAB dengan bobot bahan peledak seberat 7,1 ton mampu menghasilkan ledakan setara dengan 44 ton TNT dan dengan tingkat kerusakan radius 300 meter.

Dengan beberapa analisa diatas, bisa dibayangkan kekuatan bom panci bekasi yang setara dengan FOAB Russia yang memiliki tingkat kerusakan radius 300 meter. Dengar ukuran yang sangat jauh berbeda, bom panci bekasi ini bisa menghasilkan kerusakan yang sama dengan Bom buatan Russia.

Semoga analisa ini, bisa membuat para pembaca dan rakyat Indonesia bisa semakin cerdas dalam menganlisa sumber berita yang tersebar di media massa belakangan ini.

Bagikan