Aksi Damai 2 Desember digelar di Monas bukan di Sudirman

181
Aksi Damai 212

Netizen7.ID – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan pihak kepolisian akhirnya sepakat untuk menggeser lokasi aksi 2 Desember 2016 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Awalnya Aksi Bela Islam Jilid III akan digelar di sepanjang Jl Sudirman-MH Thamrin.

“Kami sepakat akan digelar zikir dan doa untuk keselamatan negeri di Lapangan Monas dan sekitarnya. Dari jam 08.00 WIB sampai Sholat Jumat,” kata Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Shihab dalam jumpa pers bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Jakarta, Senin (28/11).

Habib Rizieq memberi syarat untuk melaksanakan shalat Jumat di Monas. Dia tak ingin jutaan umat yang ikut aksi akan berhimpit-himpitan saat keluar seperti di Masjid Istiqlal usai salat.

Syarat pertama diminta adalah agar pintu di Monas dibuka seluruhnya, lalu disiapkan pintu darurat untuk evakuasi, mobil ambulan dan logistik. Lalu adanya posko medis, tempat ambil wudhu serta toilet. Habieb Rizieq juga sepakat aksi 2 Desember akan berjalan super damai. Dia mengajak aparat TNI dan Polri ikut berdoa untuk negeri ini. “Pak Kapolri sudah menyampaikan tadi, selain ada yang berjaga juga akan ada yang berbaur dan berdoa dengan peserta,” kata dia.

kapolri-tito

“Alhamdulillah melalui berbagai dialog dengan teman-teman yang bergabung di GNPF, akhirnya dicapai kesepakatan, yaitu ada beberapa alternatif di Istiqlal dan Lapangan Monas,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam konferensi pers di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Namun, berkaca dari aksi 4 November lalu, terjadi beberapa kendala seperti penyempitan beberapa ruang di Istiqlal dan berpotensi membahayakan peserta aksi. “Kesepakatan dilaksanakan di Monas dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 1 siang dalam bentuk kegiatan keagamaan, zikir, tausiah, dan diakhiri dengan salat Jumat,” ujar Tito.

Tito berterima kasih dan mengapresiasi kesepakatan yang juga diterima pihak GNPF. “Kami berterima kasih dan mengapresiasi. Ini tidak melanggar hukum dan ketertiban publik,” Tutup Kapolri.

Bagikan