Ahok Batal Banding Putusan Hakim Kasus Penistaan Agama

1740

Netizen7.ID – Plt. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengemukakan, koleganya Basuki Tjahaja Purnama membatalkan permohonan banding dalam kasus penistaan agama yang berakhir dengan dipenjaranya Ahok selama 2 tahun. Djarot menjelaskan, keputasan yang diambil koleganya ini demi menghindari pro dan kontra di masyarakat.

Djarot menyebutkan bahwa Ahok telah ikhlas menerima vonis yang dijatuhkan hakim. “Supaya tidak ada lagi pro dan kontra, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Mari lah kita menghargai hak seperti ini contoh yang baik. Beliau tidak lari dari kenyataan dan pasti akan menghadapi,” kata Djarot usai meresmikan RPTRA di Cilandak, Jakarta, Rabu, 24 Mei 2017.

Dengan pembatalan banding, Djarot berencana kembali menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan Ahok. Dia berharap Ahok bisa keluar dari penjara dan cukup menjadi tahanan kota. “Kami tanya apakah masih bisa untuk melakukan penangguhan penahanan sehingga bisa keluar dan kena tahanan kota,” ujarnya.

Ahok memutuskan untuk mencabut upaya banding dan memilih akan menjalankan hukuman penjara selama dua tahun yang diputuskan majelis hakim. Ahok mengungkapkan hal itu lewat sebuah surat. Kemarin, surat tersebut dibacakan langsung oleh istrinya, Veronica Tan.

“Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini. Apalagi saya. Tetapi saya telah belajar mengampuni dengan terima semua ini,” kata Veronica membacakan selembar surat suaminya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Mei 2017.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok dengan hukukan dua tahun penjara, Selasa, 9 Mei 2017. Dia divonis bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama.

Bagikan